Menurutnya, melalui pendekatan ESG, pihaknya terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia pendidikan dan seni budaya lokal, agar kehadiran ITDC memberikan nilai tambah yang inklusif dan berjangka panjang bagi Bali.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ITDC tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga pada harmonisasi antara pariwisata, budaya, dan lingkungan, khususnya di Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.
Keberhasilan ITDC kembali meraih Gold Award menjadi bukti konkret komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah berkelanjutan, tidak hanya melalui pengembangan kawasan pariwisata berstandar internasional, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Pendekatan pembangunan berkelanjutan ini menempatkan ITDC sebagai agen perubahan (agent of development) dalam ekosistem pariwisata nasional, yang berperan aktif mendorong keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan