“Kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus mendorong keberlanjutan usaha masyarakat lokal,” terangnya.
Program penguatan kapasitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan wisata, sekaligus memperkuat posisi pelaku usaha lokal dalam ekosistem pariwisata modern yang semakin kompetitif.
Melalui program pelatihan berkelanjutan ini, InJourney menargetkan terciptanya standar layanan terpadu yang tidak hanya menjaga citra The Nusa Dua sebagai destinasi wisata premium, tetapi juga memperkuat prinsip keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Melalui program ini, ITDC berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan materi pelatihan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari, sehingga kualitas layanan, keberlanjutan lingkungan, dan daya saing kawasan The Nusa Dua dapat terus terjaga,” tutup Damayanti.
Program ini sekaligus menjadi langkah strategis InJourney dalam memastikan pembangunan pariwisata nasional berjalan selaras dengan prinsip ekonomi inklusif, keberlanjutan lingkungan, serta penguatan peran masyarakat lokal sebagai bagian dari rantai nilai industri pariwisata Indonesia.**





Tinggalkan Balasan