Ia menambahkan, Formula 4 Indonesia dirancang tidak hanya untuk pembalap profesional, tetapi juga membuka kelas khusus bagi gentleman driver. Konsep ini diharapkan memperluas partisipasi dan membangun ekosistem balap yang inklusif.

“Balapan yang kami buat tidak hanya untuk profesional. Gentleman driver pun akan memiliki kelasnya sendiri. Kami ingin ekosistem ini tumbuh inklusif,” jelasnya.

Lebih jauh, Michael menekankan bahwa Formula 4 Indonesia membawa visi jangka panjang, tidak semata melahirkan pembalap berprestasi, tetapi juga sumber daya manusia unggul di bidang teknik dan rekayasa balap.

Menurutnya, sejak kedatangan unit mobil Formula 4 ke Indonesia, pihaknya telah melibatkan mahasiswa dalam proses alih teknologi.

“Harapan kami, dari Formula 4 ini lahir pembalap Formula 1 dari Indonesia, sekaligus teknisi dan engineer Indonesia yang andal. Bahkan sejak proses unboxing mobil, kami sudah melibatkan mahasiswa untuk transfer teknologi,” tuturnya.

Ia pun mengajak pembalap, tim, serta pelaku industri otomotif dan motorsport nasional untuk terlibat aktif.