Dalam sesi pembinaan tersebut, Evan Dimas menyampaikan pesan khusus kepada talenta muda NTT agar tidak merasa minder dan ragu terhadap potensi diri sendiri.
Ia menegaskan bahwa character building merupakan fondasi penting dalam pembinaan pesepak bola usia dini, bahkan sama pentingnya dengan teknik dan taktik permainan.
Menurut Evan, sepak bola bukan sekadar adu fisik dan keterampilan, melainkan sarana membangun nilai-nilai kehidupan.
“Kalau kita bicara sepak bola, menurut saya bukan hanya sekadar permainan atau olahraga. Tapi sepak bola harus melibatkan unsur kearifan, keindahan, kejujuran, dan kerukunan yang menjunjung tinggi nilai fair play,” tegas Evan Dimas.
Mantan pemain Persebaya Surabaya itu menilai bahwa mentalitas generasi muda harus ditempa sejak awal, terutama dalam menanamkan rasa hormat terhadap semua elemen di lapangan.
“Karakter sangat penting. Bukan hanya skill dan teknik, tapi bagaimana respek terhadap lawan. Ketika ada turnamen, tidak menganggap tim lain itu sebagai musuh, tapi menganggap tim lain sebagai saudara,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan