Bupati menjelaskan, meskipun 79,82 persen profesi masyarakat Manggarai Barat adalah petani, sektor primer seperti pertanian dan peternakan justru belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Lebih lanjut, ia katakan, ketimpangan antara struktur ekonomi dan mata pencaharian mayoritas masyarakat inilah yang dinilai menjadi penyebab belum meratanya kesejahteraan.
Menurutnya, selama sektor primer belum menjadi penggerak utama pertumbuhan, maka dampak ekonomi akan cenderung terkonsentrasi dan tidak menyentuh sebagian besar masyarakat pedesaan.
Dalam konteks tersebut, Bupati Endi menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.
Ia secara khusus menaruh harapan besar pada peran gereja yang dinilai memiliki kedekatan langsung dengan umat yang juga merupakan rakyat Manggarai Barat.
“Kami mengajak, mari mengisi apa yang menjadi kekurangan pemerintah. Jangan biarkan kami ada kekurangan, mohon kami disuburkan dan diingatkan,” kata Bupati.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan