“Ini ada tiga kelompok, kemudian dari Desa Komodo, Desa Papagarang dan Desa Pontianak. Kemudian, satu desa satu kelompok. Satu kelompok dapat 10 unit ketinting,” jelasnya.

Sebelumnya, pada November 2025, DKPP telah menyalurkan 40 unit ketinting kepada lima kelompok nelayan. Dengan penyerahan terbaru, jumlah bantuan tahun ini mencapai 70 unit ketinting.

Fatinci berharap, tambahan armada ini dapat memperluas daerah tangkap nelayan, sehingga mereka tidak lagi bergantung pada wilayah yang berbatasan dengan kawasan wisata premium di Manggarai Barat.

“Harapannya para nelayan ini hasil tangkapannya semakin banyak dan mampu meningkatkan ekonomi keluarga.” katanya.

Ia juga mengimbau agar seluruh penerima menggunakan fasilitas secara kolektif dan tidak memandang bantuan pemerintah sebagai milik pribadi.

“Ketinting ini jangan dijual tetapi terus digunakan untuk kepentingan bersama di dalam kelompok. Tidak ego sektoral. Tidak ego perorangan, tetapi ini milik kelompok,” tegasnya.

Menurut Fatinci, DKPP tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menuntut berkembangnya kapasitas kelompok nelayan.