Hasil penyelidikan awal mengindikasikan bahwa pengemudi mobil Innova diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat mengemudi.
Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi dan gagal mengendalikan kendaraan dengan baik.
“Kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi kendaraan roda empat (Innova) melaju dengan kecepatan tinggi, kurang berhati-hati, serta berada di bawah pengaruh alkohol,” ujar Kasat Lantas.
Temuan ini kembali menegaskan bahaya mengemudi dalam kondisi tidak sadar penuh, terlebih di jalur perkotaan dengan aktivitas kendaraan operasional pelayanan publik yang bergerak dinamis sejak subuh.
Selain faktor pengemudi, penyelidikan juga menemukan adanya persoalan teknis pada kendaraan truk sampah yang turut memperbesar risiko kecelakaan.
Truk tersebut diketahui tidak dilengkapi sistem pencahayaan belakang yang memadai.
Ketiadaan lampu rem, lampu parkir, serta lampu sein membuat visibilitas kendaraan menjadi sangat terbatas, terlebih pada kondisi cuaca mendung dan minim cahaya pada pagi hari.





Tinggalkan Balasan