Ia menegaskan agar usulan yang disampaikan masyarakat bersifat prioritas dan untuk kepentingan bersama, sehingga dapat diperjuangkan secara maksimal.

Hasanudin juga kembali menyoroti kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan pesisir/kepulauan.

“Terkait kesenjangan yang dirasakan oleh masyarakat pesisir dan kepulauan, saya paling getol memperjuangkan selama ini. Saya bicara di beberapa media kencang selama ini. Saya selalu menyuarakan hal-hal yang terkait kesenjangan selama ini,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, Kadus Kerora, Basir, menyampaikan bahwa SD Inpres Kerora membutuhkan renovasi ruang kelas yang kondisinya sudah memprihatinkan.

Ia juga menyoroti persoalan keselamatan warga terkait keberadaan satwa liar.

“Belakang Kampung Kerora sudah ada pagar besi untuk membatasi pemukiman warga dengan habitat hewan Komodo dengan panjang kurang lebih 1 Km, kemudian yang di Kampung Wae Rebo belum sama sekali. Kasihan masyarakat di sini dengan keselamatan nyawanya,” ujarnya.

Sementara itu, Sopiana, warga Kerora, menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Masjid Baiturrahman Kerora yang hingga kini terhenti akibat ketiadaan anggaran.