Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup berat dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp 10 juta, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Dari empat penumpang yang berada di dalam bus, tiga orang dilaporkan mengalami luka lecet ringan. Sementara sopir dan kondektur selamat tanpa mengalami luka.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Manggarai Barat segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta mengamankan barang bukti.
“Untuk para penumpang yang mengalami luka ringan, saat ini mereka sudah kembali ke kampung halaman mereka di Werang,” tambah IPDA Bayu.
Ruas Trans Flores di wilayah Mbeliling dikenal memiliki kontur jalan berkelok dan tanjakan curam yang menuntut konsentrasi tinggi dari pengemudi.
Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi sopir angkutan umum yang membawa penumpang dalam perjalanan antarkota.
IPDA Bayu kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan umum, agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.





Tinggalkan Balasan