BMKG juga mengingatkan potensi munculnya awan Cumulonimbus, yakni awan gelap menyerupai bunga kol, yang dapat menyebabkan kenaikan tinggi gelombang secara tiba-tiba serta perubahan arah dan kecepatan angin yang ekstrem.

Wilayah dengan Gelombang Sedang (1,25 – 1,5 Meter)

BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang akan terjadi di berbagai perairan NTT dengan rincian sebagai berikut:

26 Desember 2025 – 27 Desember 2025

  • Selat Sape
  • Perairan Selatan Flores
  • Selat Sumba Bagian Timur
  • Laut Sawu
  • Selat Ombai
  • Perairan Utara Timor
  • Perairan Utara Kupang – Rote
  • Perairan Selatan Timor – Rote

27 Desember 2025 – 28 Desember 2025

  • Selat Sape
  • Perairan Flores
  • Selat Sumba
  • Selat Flores – Lamakera
  • Perairan Selatan Alor – Pantar
  • Laut Sawu
  • Selat Ombai
  • Perairan Utara Timor
  • Perairan Utara Kupang – Rote
  • Selat Pukuafu
  • Perairan Selatan Timor – Rote

28 Desember 2025 – 29 Desember 2025

  • Selat Sape
  • Perairan Selatan Flores
  • Perairan Selatan Alor – Pantar
  • Selat Sumba Bagian Barat
  • Laut Sawu
  • Selat Ombai
  • Perairan Selatan Sumba
  • Perairan Sabu – Raijua
  • Perairan Utara Timor
  • Perairan Utara Kupang – Rote
  • Selat Pukuafu
  • Perairan Selatan Timor – Rote

Gelombang Tinggi Capai 3 Meter