Ia berharap gedung Sekber menjadi rumah koordinasi, ruang konsolidasi, sekaligus pusat pengembangan kapasitas pelaku pariwisata.

“Di sinilah kita memperkuat standarisasi layanan, mendorong inovasi, memperkuat jejaring, serta menjaga marwah profesi pariwisata yang beretika dan berintegritas,” katanya.

Sementara, Ketua Sekber Pariwisata Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, menyampaikan rasa syukur atas pengukuhan dan peresmian gedung Sekber yang menurutnya bukan sebuah kebetulan, melainkan bagian dari rencana besar perjalanan pariwisata Manggarai Barat.

“Di hari yang luar biasa ini, kami yakin ini bukan sebuah kebetulan. Di tanggal 13 Desember ini dilangsungkan acara peresmian gedung Sekretariat Bersama asosiasi pariwisata Manggarai Barat yang berjumlah 15 asosiasi,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa Sekber hadir sebagai wujud kesadaran kolektif untuk mengelola pariwisata Labuan Bajo secara lebih terarah, berkelas, dan berdaya saing global, sejalan dengan status kota super premium.

Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Barat, Yulianus Weng, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan tidak bisa dipandang sebelah mata.