Ia menegaskan keterlibatan aparat merupakan bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Guna menangani kerusakan parah akibat banjir besar dua tahun silam, kami berinisiatif melakukan perbaikan menyeluruh pada saluran limpasan tersebut. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat,” ujar IPDA Vinsen.
Ia menegaskan urgensi perbaikan limpasan tersebut tidak dapat ditunda mengingat fungsinya yang sangat vital bagi mobilitas warga.
“Limpasan ini sangat vital untuk akses transportasi warga, maka harus segera kita tangani bersama,” tegasnya.
Kepala Desa Nangalili, Alfin, menilai kegiatan gotong royong tersebut menjadi momentum kebangkitan harapan masyarakat yang selama ini diliputi kekhawatiran setiap musim hujan.
Menurutnya, kerusakan limpasan sejak 2024 berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat, terutama bagi anak sekolah dan petani yang menggantungkan ekonomi pada hasil pertanian.
“Kerusakan ini sudah dirasakan sejak tahun 2024 lalu. Hari ini kami sangat terbantu dengan kehadiran Bapak TNI-Polri dan Bapak Anggota Dewan. Masyarakat Kampung Rohak kembali memiliki harapan agar akses jalan mereka lancar kembali,” ungkap Alfin dengan nada haru.





Tinggalkan Balasan