Ia juga menekankan pentingnya memisahkan kritik terhadap kekuasaan dengan serangan terhadap pribadi.
Kritik, menurutnya, adalah bagian dari fungsi kontrol dalam demokrasi, tetapi tidak boleh menjurus pada fitnah atau pembunuhan karakter.
“Kritik kekuasaan itu penting, tapi jangan kritik pribadi. Saya boleh dikritik sebagai anggota DPR yang menjalankan kekuasaan, tapi jangan pribadi saya diobok-obok,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, Benny juga menyinggung pentingnya pemberitaan yang tuntas dan akurat terkait peristiwa kecelakaan laut atau insiden kapal wisata di Labuan Bajo.
Ia mendorong agar media menelusuri aspek perizinan dan standar keselamatan kapal demi menjamin rasa aman wisatawan.
Ia menilai, transparansi informasi akan berdampak pada kepercayaan publik dan citra Labuan Bajo sebagai destinasi internasional.
Menutup paparannya, Benny kembali mengingatkan pentingnya menjadikan konstitusi sebagai pedoman utama dalam menjalankan profesi, termasuk profesi jurnalis.
“Harusnya menjadikan Undang-Undang Dasar 45 konstitusi sebagai kitab suci yang dia pegang. Kalau kitab suci agama taruh di hati, kalau kitab suci kehidupan untuk profesi ini dijamin dan dilindungi oleh konstitusi,” katanya.





Tinggalkan Balasan