LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Peduli Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya menggelar rapat koordinasi (rakor) multipihak di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (18/2/2026).

Forum ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola dan pelestarian Taman Nasional Komodo (TNK) melalui kolaborasi lintas sektor dan skema pendanaan berkelanjutan.

Rakor menghadirkan unsur pemerintah, pengelola kawasan, pelaku usaha, akademisi, hingga otoritas pelabuhan dan meteorologi.

Agenda utama mencakup optimalisasi pengelolaan TNK, penerapan kuota kunjungan, peningkatan keselamatan pelayaran wisata, serta wacana pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) bagi Balai TNK.

Ketua Badan Peduli Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya, Pater Marselinus Agot, SVD, menegaskan badan ini dibentuk untuk memperluas partisipasi publik dalam pengelolaan kawasan konservasi kelas dunia tersebut.

Dalam forum itu ia menekankan tiga pilar pariwisata berkualitas: ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan.

“Misi kami memfasilitasi kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi dalam menjalankan pelestarian Taman Nasional Komodo dan sekitarnya,” kata Pater Marsel.