LABUANBAJOVOICE.COM – Upaya pemindahan truk mixer atau molen yang terbengkalai selama enam tahun di Jalur Trans Flores mulai menunjukkan titik terang.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Manggarai Barat melakukan survei lapangan sebagai langkah awal persiapan evakuasi kendaraan tersebut.
Survei dilakukan di Cabang Langgo, Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, lokasi truk molen bernomor polisi B 9739 H yang selama ini terparkir permanen di badan jalan dan dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Manggarai Barat, AIPTU Herman Teddy, turun langsung ke lokasi bersama seorang anggota serta perwakilan Dinas PU Manggarai Barat untuk memastikan kesiapan teknis pemindahan kendaraan.
AIPTU Herman Teddy menegaskan, survei dilakukan guna memetakan metode evakuasi yang aman mengingat kondisi truk yang sudah rusak berat dan posisi kendaraan berada di jalur vital transportasi Flores.
“Survei ini kami lakukan untuk memastikan proses pemindahan truk dapat berjalan aman dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang lebih besar.” ujar AIPTU Teddy.





Tinggalkan Balasan