LABUANBAJOVOICE.COM — Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data daerah melalui penerapan Satu Data Manggarai Barat.
Penegasan itu disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, ketika membuka Focus Group Discussion (FGD) Indikator Strategis Pembangunan Daerah yang berlangsung di ruang rapat Badan Pusat Statistik (BPS) Manggarai Barat, Rabu (10/12/2025).
Dalam arahannya, Bupati Endi menekankan bahwa sinkronisasi total seluruh data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan syarat mutlak agar arah pembangunan kabupaten berjalan tepat sasaran dan berbasis bukti.
Menurutnya, selama ini masih terdapat perbedaan angka antarinstansi yang dapat menimbulkan bias dalam perencanaan, penganggaran, dan evaluasi pembangunan.
“Tanpa data, kita tidak punya arah. Dan tanpa data yang sama, kita tidak tahu apakah kita berada di jalur yang benar,” tegasnya.
Bupati Endi menjelaskan bahwa konsep Satu Data Manggarai Barat mengharuskan seluruh OPD menggunakan definisi, metode, dan angka yang seragam.





Tinggalkan Balasan