“Lebih khusus di musim hujan seperti sekarang ini untuk selalu mengikuti kebijakan otoritas agar terhindar dari bahaya.” tegas Aloysius yang juga merupakan Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Asosiasi Pariwisata Manggarai Barat tersebut.
Imbauan tersebut menegaskan pentingnya keselamatan wisatawan sekaligus menjaga reputasi pariwisata Manggarai Barat sebagai destinasi unggulan kelas dunia.
Sebelumnya, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) mengungkap adanya aktivitas wisata ilegal tersebut setelah menerima laporan masyarakat terkait kegiatan mencurigakan di kawasan konservasi pada Senin, 2 Februari 2026.
Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga, menjelaskan bahwa pihaknya segera merespons laporan dengan melakukan patroli bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Manggarai Barat.
“Dari hasil patroli, petugas menemukan sekelompok wisatawan berada di daratan Pulau Rinca, pada lokasi yang bukan merupakan tempat yang diperbolehkan untuk kegiatan wisata, serta berada pada zona yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan