Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR tersebut antara lain aparat Desa Mbuli Waralau: 3 orang, Camat Kecamatan Wolowaru: 1 orang, Babinsa Wolowaru: 2 orang, Polsek Wolowaru: 3 orang, serta nelayan dan masyarakat setempat: 60 orang.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya berenang di laut saat kondisi gelombang tinggi, khususnya di wilayah pesisir selatan NTT yang dikenal memiliki arus kuat.
Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan saat beraktivitas di pantai, terutama bersama anak-anak.**
Halaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan