LABUANBAJOVOICE.COM — Dalam upaya memperkuat pelayanan publik yang cepat, transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, Polres Manggarai Barat, Polda Nusa Tenggara Timur secara resmi menghadirkan Tim Pengaduan Masyarakat (Dumas) Terpadu yang beroperasi penuh selama 24 jam melalui berbagai kanal layanan.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar Polri dalam menghadirkan pelayanan Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—yang semakin menuntut kehadiran kepolisian yang adaptif dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.
Kini masyarakat tidak hanya dapat menyampaikan laporan secara langsung di Mapolres Manggarai Barat, Jl. Frans Lega No. 15, Labuan Bajo, tetapi juga melalui kanal cepat dan bebas pulsa Call Center Polri 110 yang aktif sepanjang waktu.
Polres Manggarai Barat juga menghadirkan inovasi digital melalui layanan pengaduan SPKT ke nomor 0811-3832-006, memastikan setiap laporan masyarakat dapat diterima, dicatat, dan ditindaklanjuti dengan tepat.
“Layanan ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat saat membutuhkan kehadiran anggota Polri tanpa harus datang ke kantor Polisi,” kata Kasi Humas Polres Mabar, IPDA Hery Suryana, Sabtu (22/11/2025) pagi.
IPDA Hery menjelaskan bahwa masyarakat dapat langsung terhubung dengan operator Dumas Terpadu yang siap memberikan layanan informasi maupun pelaporan, mulai dari kejadian darurat hingga gangguan keamanan.
Ia menegaskan bahwa berbagai jenis informasi dapat disampaikan, termasuk kecelakaan, bencana, kerusuhan, penghinaan, ancaman, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga berbagai gangguan Kamtibmas lainnya.
“Masyarakat bisa melaporkan apa saja, atau yang membutuhkan bantuan atau layanan kepolisian cukup tekan 110 atau nomor petugas piket 0811-3832-006,” jelasnya.
Melalui program Dumas Terpadu, Polres Manggarai Barat berupaya menghadirkan layanan yang humanis, cepat, dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat.
“Layanan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Namun, kami imbau masyarakat untuk tidak disalahgunakan atau digunakan untuk main-main,” ujar IPDA Hery.
Ia menegaskan bahwa Polres Manggarai Barat ingin memastikan bahwa setiap laporan ditangani secara profesional, dan setiap warga memiliki akses yang mudah terhadap aparat penegak hukum, kapan pun diperlukan.
Inspektur polisi dua itu menegaskan bahwa program Dumas Terpadu merupakan bagian dari visi besar Polri untuk menghadirkan pelayanan Presisi yang modern, akuntabel, dan berkeadilan.
“Dengan berbagai kanal yang terbuka selama 24 jam, Polres Manggarai Barat memastikan setiap suara masyarakat didengar, setiap laporan ditindak, dan setiap layanan dapat diakses tanpa batas,” ungkapnya.
Peluncuran Dumas Terpadu ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi peningkatan kualitas keamanan di Manggarai Barat, sekaligus menjadi cerminan inovasi Polri dalam merespons dinamika sosial masyarakat di era digital.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan