LABUANBAJOVOICE.COM – Total kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 500.008 orang.
Angka ini merupakan akumulasi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnu), baik yang berwisata di dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) maupun di luar kawasan TNK yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori menjelaskan bahwa komposisi kunjungan didominasi oleh wisatawan mancanegara.
“Total kunjungan wisman mencapai 341.955 orang, sementara wisnu total 158.053 orang. Data ini sepanjang Januari hingga Desember 2025,” ujar Stefanus, Minggu (11/1/2026).
Data ini menegaskan posisi Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional yang memiliki daya tarik global, sekaligus tetap menjadi tujuan favorit wisatawan domestik.
Berdasarkan data resmi Disparekrafbud Manggarai Barat, berikut rincian kunjungan wisatawan sepanjang 2025:
Januari:
Wisman 9.656 | Wisnu 6.990 → Total 16.646
Februari:
Wisman 15.173 | Wisnu 7.921 → Total 23.094
Maret:
Wisman 13.123 | Wisnu 4.419 → Total 17.542
April:
Wisman 30.654 | Wisnu 14.022 → Total 44.676
Mei:
Wisman 30.569 | Wisnu 12.339 → Total 42.908
Juni:
Wisman 16.112 | Wisnu 40.233 → Total 56.345
Juli:
Wisman 57.522 | Wisnu 15.753 → Total 73.275
Agustus:
Wisman 57.697 | Wisnu 11.215 → Total 68.912
September:
Wisman 41.599 | Wisnu 11.836 → Total 53.435
Oktober:
Wisman 38.421 | Wisnu 9.436 → Total 47.857
November:
Wisman 23.419 | Wisnu 7.501 → Total 30.920
Desember:
Wisman 8.010 | Wisnu 16.388 → Total 24.398
Dari akumulasi data bulanan tersebut, terlihat pola fluktuasi kunjungan wisata yang cukup jelas.
“Juli 2025 dengan total 73.275 wisatawan.
Lonjakan ini dipengaruhi musim liburan musim panas wisatawan mancanegara (high season global) serta libur sekolah di dalam negeri.” ujarnya.
Sementara, tambah Stefanus, bulan Januari 2025 dengan total 16.646 wisatawan.
“Rendahnya angka ini umumnya dipengaruhi faktor pascalibur akhir tahun, kondisi cuaca, serta penyesuaian awal tahun anggaran dan perjalanan wisata.” katanya.
Secara tren, kata dia, wisman mendominasi kunjungan pada Juli–Agustus, sementara wisnu melonjak signifikan pada Juni dan Desember, seiring libur sekolah dan libur akhir tahun.
Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) dikelola oleh Pemerintah Pusat melalui Balai TNK, sementara Disparekrafbud Manggarai Barat mengelola kawasan yang berada diluar kawasan TNK.
Untuk meningkatkan pendapat asli daerah (PAD), Pemerintah Manggarai Barat mengelola berbagai daerah tujuan wisata (DTW) unggulan di luar TNK yang menjadi magnet kunjungan wisatawan, antara lain Puncak Waringin, Gua Batu Cermin, Gua Rangko, Air, Terjun Cunca Wulang, Agrowisata Ngalor Kalo, dan Pantai Mberenang.
Pengembangan destinasi-destinasi ini dinilai berkontribusi signifikan terhadap pemerataan kunjungan wisata serta peningkatan lama tinggal wisatawan di Labuan Bajo.
Dengan capaian 500.008 kunjungan wisatawan sepanjang 2025, sektor pariwisata Manggarai Barat menunjukkan ketahanan dan prospek pertumbuhan yang kuat.
Pemerintah daerah diproyeksikan terus mendorong peningkatan kualitas destinasi, diversifikasi produk wisata, serta penguatan event berbasis budaya dan ekonomi kreatif guna menjaga tren positif di tahun-tahun mendatang.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan