LABUANBAJOVOICE.COM — Labuan Bajo kembali menegaskan identitasnya sebagai kota kreatif yang terus bergerak maju melalui penyelenggaraan Expo Ekonomi Kreatif 2025, sebuah gelaran besar yang diharapkan menjadi titik loncatan sektor ekraf menuju skala nasional hingga global.

Acara ini berlangsung selama dua hari, 10–11 Desember 2025, di Taman belakang Kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Manggarai Barat, dan dibuka secara luas untuk masyarakat.

Expo ini menghadirkan Bazar UMKM, pertunjukan musik live, DJ performance, demonstrasi seni budaya, serta berbagai produk ekonomi kreatif unggulan dari pelaku lokal Manggarai Barat.

Pemerintah daerah menargetkan expo tahun ini menjadi salah satu yang terbesar dan paling berdampak dalam perjalanan ekraf Labuan Bajo.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) menegaskan bahwa Expo Ekonomi Kreatif 2025 disiapkan sebagai panggung besar yang menghubungkan berbagai sektor unggulan, khususnya ekraf dan seni budaya.

Kepala Disparekrafbud, Stefanus Jemsifori, melalui Kabid Pengembangan Ekraf Yosep Edward Nairum Nahas (Tedy Nahas), menekankan bahwa expo ini merupakan manifestasi dari energi kreatif para pelaku ekraf yang terus tumbuh.

“Labuan Bajo harus memiliki keunikan. Salah satu kekuatan utama dalam pariwisataan kita adalah Expo Ekonomi Kreatif. Ini akan menjadi langkah awal dari industrialisasi ekraf,” tegas Tedy Nahas pada Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan bahwa sektor ekraf kini menjadi salah satu sektor paling berkembang dalam pemasaran di Indonesia, termasuk di Labuan Bajo.

Pemerintah daerah, katanya, sedang bergerak untuk memperkuat ekraf sebagai bagian dari strategi besar penguatan pariwisata.

Sejak awal tahun 2025, berbagai kegiatan telah dijalankan untuk meningkatkan eksposur dan daya saing pariwisata.

Kegiatan-kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta membuka ruang-ruang promosi bagi para kreator muda.

“Saya, atas nama Kadis Parekrafbud, mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua panitia, pelaku ekraf, dan peserta yang telah bekerja sama dengan baik untuk kesuksesan acara ini, terutama kepada para pelaku usaha kecil, menengah, dan mikro yang selalu bersemangat berpartisipasi,” ujar Tedy.

Menurutnya, Expo Ekonomi Kreatif 2025 bukan sekadar ruang transaksi, melainkan juga perayaan keberagaman produk kreatif dan warisan seni budaya Manggarai Barat.

Expo Ekonomi Kreatif 2025 didorong menjadi ajang promosi besar yang mempertemukan kreativitas lokal dengan peluang pasar internasional.

Tedy menegaskan bahwa Labuan Bajo memiliki potensi besar untuk mengukir jejak ekraf yang mampu bersaing secara global.

“Acara ini diharapkan menjadi ajang promosi untuk ekraf dan seni budaya lokal di tingkat global. Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkenalkan produk unggulan Labuan Bajo agar lebih dikenal,” ujarnya.

Tak hanya promosi, expo ini menjadi ruang edukasi sekaligus hiburan, yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Masyarakat bisa menikmati hiburan, kuliner, beragam produk ekraf, dan pertunjukan seni budaya dalam satu lokasi. Diharapkan Expo Ekonomi Kreatif 2025 dapat memperkuat semangat kebangsaan dan menjadi simbol gotong royong menuju Labuan Bajo yang kreatif, inklusif, dan bersaing secara global,” tutupnya.**