Kepala Disparekrafbud, Stefanus Jemsifori, melalui Kabid Pengembangan Ekraf Yosep Edward Nairum Nahas (Tedy Nahas), menekankan bahwa expo ini merupakan manifestasi dari energi kreatif para pelaku ekraf yang terus tumbuh.
“Labuan Bajo harus memiliki keunikan. Salah satu kekuatan utama dalam pariwisataan kita adalah Expo Ekonomi Kreatif. Ini akan menjadi langkah awal dari industrialisasi ekraf,” tegas Tedy Nahas pada Rabu (10/12/2025).
Ia menambahkan bahwa sektor ekraf kini menjadi salah satu sektor paling berkembang dalam pemasaran di Indonesia, termasuk di Labuan Bajo.
Pemerintah daerah, katanya, sedang bergerak untuk memperkuat ekraf sebagai bagian dari strategi besar penguatan pariwisata.
Sejak awal tahun 2025, berbagai kegiatan telah dijalankan untuk meningkatkan eksposur dan daya saing pariwisata.
Kegiatan-kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta membuka ruang-ruang promosi bagi para kreator muda.
“Saya, atas nama Kadis Parekrafbud, mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua panitia, pelaku ekraf, dan peserta yang telah bekerja sama dengan baik untuk kesuksesan acara ini, terutama kepada para pelaku usaha kecil, menengah, dan mikro yang selalu bersemangat berpartisipasi,” ujar Tedy.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan