LABUANBAJOVOICE.COM – Akunitas Manggarai Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Launching NTT Mart Manggarai Barat di Labuan Bajo sebagai langkah strategis dan terobosan nyata dalam memperkuat Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
NTT Mart Manggarai Barat yang berlokasi di Jalan Trans Flores, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Pasar Baru, Kabupaten Manggarai Barat, diharapkan menjadi pusat pemasaran produk lokal unggulan NTT.
Berbagai produk olahan lokal dipasarkan di NTT Mart, mulai dari makanan dan minuman, kreasi tenunan, kerajinan tangan, hingga aneka produk khas daerah lainnya.
Peluncuran NTT Mart Manggarai Barat berlangsung pada Minggu (21/12/2025) dan diresmikan langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu.
Kemudian turut hadir sejumlah jajaran pimpinan perangkat daerah lingkup Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Barat, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Ketua Akunitas Manggarai Barat, Adrianus Taur, menegaskan bahwa program NTT Mart merupakan terobosan baru dari Gubernur NTT yang sejalan dengan semangat dan tagline pembangunan daerah “Ayo Bangun NTT”.
Menurutnya, NTT Mart membuka akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan bagi produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih besar.
“NTT Mart bukan hanya ruang jual beli, tetapi wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap pelaku IKM. Ini menjadi peluang besar bagi UMKM Manggarai Barat untuk berkembang dan naik kelas, sesuai semangat Ayo Bangun NTT,” ujar Adrianus, yang juga dikenal sebagai pemilik brand minuman obat herbal Sari Tiga Komodo.
Ia menilai lokasi gedung NTT Mart Manggarai Barat sangat strategis karena berada di jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga mudah dijangkau baik oleh pelaku usaha maupun konsumen, termasuk wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.
Lebih lanjut, Adrianus Taur menjelaskan bahwa pelaksanaan launching NTT Mart didahului dengan proses kurasi produk UMKM Manggarai Barat.
Proses ini, kata dia, bertujuan memastikan kualitas produk, kemasan, serta daya saing agar produk yang dipasarkan memenuhi standar pasar dan mendukung citra positif produk lokal NTT.
Dalam kesempatan tersebut, Akunitas Manggarai Barat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yang dinilai telah mengakomodir dan memfasilitasi pelaku IKM melalui Akunitas.
“Kami mengapresiasi perhatian dan komitmen Pemerintah Daerah, terutama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, yang telah membuka ruang kolaborasi dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produk IKM Manggarai Barat,” tambahnya.
Ia berharap kehadiran NTT Mart dapat memotivasi pelaku UMKM dan IKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta menjaga konsistensi produksi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Harapan kami, NTT Mart menjadi rumah bersama bagi produk lokal Manggarai Barat dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan. Inilah langkah nyata kita bersama untuk Ayo Bangun NTT,” tutup Adrianus.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa pembangunan NTT Mart di Manggarai Barat harus menjadi prioritas besar dan dikelola secara serius.
Hal ini, menurutnya, sejalan dengan posisi strategis Manggarai Barat sebagai lokomotif (prime mover) pariwisata NTT, dengan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional.
“Balinya NTT itu ada di Manggarai Barat. Karena itu, NTT Mart kelas besar harus hadir dan tumbuh di sini. Ini bukan sekadar toko, tetapi ekosistem ekonomi rakyat yang menguntungkan semua pihak,” tegas Gubernur.
Gubernur Melki juga menyampaikan bahwa NTT Mart dihadirkan sebagai instrumen konkret untuk mendorong demokrasi ekonomi, sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
“Jika demokrasi politik telah relatif berjalan baik, maka demokrasi ekonomi harus diperkuat agar kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh rakyat.” ujarnya.
Melki menegaskan, melalui NTT Mart, pemerintah mendorong perubahan paradigma pembangunan ekonomi. UMKM dan IKM tidak lagi dipandang sekadar sebagai “pelaku”, melainkan sebagai pengusaha yang memiliki martabat, kapasitas, dan peluang untuk tumbuh serta berkembang secara berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyampaikan apresiasi atas program strategis Pemerintah Provinsi NTT yang dinilainya sebagai wujud nyata gerakan ekonomi rakyat dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.
“NTT Mart adalah awal kebangkitan ekonomi rakyat NTT dan Manggarai Barat. Ini adalah kerja kolaborasi yang konkret antara provinsi dan kabupaten,” ujar Bupati.
Ia menekankan pentingnya kecukupan modal, pemanfaatan teknologi, ketersediaan stok produk dari kampung-kampung, serta penataan NTT Mart agar memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan nasional maupun mancanegara yang berkunjung ke Labuan Bajo.
Dengan dukungan berbagai pihak, NTT Mart Manggarai Barat diharapkan menjadi simpul penting penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya saing IKM, serta etalase utama produk unggulan NTT di kawasan pariwisata super prioritas.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan