LABUANBAJOVOICE.COM – Meningkatnya aktivitas wisata bahari di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), membawa konsekuensi serius terhadap aspek keselamatan di laut.

Lonjakan jumlah wisatawan yang menjadikan laut sebagai destinasi utama secara langsung meningkatkan potensi risiko kecelakaan, khususnya pada aktivitas menyelam dan snorkeling.

Menyikapi situasi tersebut, Perkumpulan Penyelam Profesional Komodo (P3KOM) meluncurkan program ‘P3KOM Got Talent’ sebagai langkah preventif dan strategis untuk menekan risiko kecelakaan laut melalui pembentukan penyelam profesional yang terlatih dan berstandar internasional.

Ketua P3KOM, Marselinus Betong, menegaskan bahwa pesatnya pertumbuhan wisata bahari harus diimbangi dengan kehadiran sumber daya manusia yang memahami prosedur keselamatan secara ketat dan profesional.

Ia mengungkapkan, sekitar 90 persen wisatawan yang datang ke Labuan Bajo saat ini beraktivitas di laut, mulai dari snorkeling, diving, hingga wisata kapal.

Kondisi ini, kata dia, menjadikan keselamatan sebagai isu krusial yang tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.